SIAPA KITA? APA KEWAJIBAN KITA? APA TUGAS KITA?
Sebelum melakukan sesuatu kita harus mengenal diri kita itu siapa kemudian kita ini harus bagaimana dan apa yang menjadi kewajiban kita dan apa yang menjadi tugas kita yang harus dikerjakan. Sampai tahapan seseorang mengetahui dirinya siapa itu saja tidak semua orang tahu. Coba kira kira kita itu siapa?
SIAPA KITA?
Siapakah kita adalah sebuah pertanyaan yang mudah dijawab tapi belum tentu mudah dipahami. Kita ini adalah makhluk ciptaan Allah yang dinamai manusia, dan kita sebagai makhluk yang diciptakanNya maka otomatis kita menjadi hambaNya atau budakNya atau abdiNya, dan kita ini sebagai hamba harus tahu diri bagaimana bersikap sebagai seorang hamba yang akan selalu mengabdi kepada Tuhannya dan akan selalu taat dan patuh apapun yang diperintahkanNya. Walaupun kedudukan manusia di dunia menurut pandangan manusia berbeda beda, ada yang sebagai seoarang raja, mentri, pejabat, pengusaha, karyawan, buruh, dokter, dosen, guru, budak, pembantu dan lain sebagainya, tapi dihadapan Allah tetap sama yaitu hanyalah menjadi hambaNya. orang yang merasa bukan hamba Allah berarti dia adalah hamba syetan, dan orang yang menjadi hamba syetan, dia akan selalu mengikuti bisikan bisikan syetan. Kemudian setelah tahu kita ini sebagai hamba Allah lalu apa yang harus kita kerjakan yang merupakan kewajiban seorang hamba kepada Tuhannya
KEWAJIBAN KITA?
Kewajiban kita seorang hamba kepada Tuhannya adalah menyembahNya, beribadah hanya kepadaNya, taat patuh dengan semua apa yang diperintahkanNya. Dalam penyembahan dan peribadahan hanya bisa dilakukan dengan cara sebagaimana Allah perintahkan melalui RasulNya, bentuk penyembahan dan peribadahan sangat urgen dan sangat penting diketahui oleh seorang hamba karena salah sedikit saja cara pelaksanaanya bisa digelincirkan oleh syetan untuk menyekutukanNya sehingga menyebabkan manusia masuk kedalam lubang kesyirikan yang menyebabkan amalan seorang hamba akan terhapus. Kemudian setelah mengetahui kewajiban kita sebagai seorang hamba adalah menyembah kemudian apa tugas seorang hamba yang harus dikerjakan?
TUGAS KITA?
Tugas kita sebagai seorang hamba adalah menegakkan agama Allah dimuka bumi, kita dihadapan Allah adalah budakNya akan tetapi didunia kita
diciptakanNya untuk menjadi khalifah yang bisa mengatur dan mengendalikan dunia sesuai dengan aturan aturan yang dikehendaiNya, Agama Allah atau lebih tepatnya dienullah merupakan aturan hidup yang merupakan satu satunya perangkat hidup yang bisa digunakan manusia untuk hidup dan untuk bisa mengendalikan dunia, tanpa hal tersebut maka dunia akan rusak. Maka marilah kita sebagai seoarng hamba mempunyai tugas yang harus kita emban bersama sama adalah menegakkan dienul islam ini dimuka bumi, sehingga semua makhluk yang ada dimuka bumi ini tunduk dan menyembahNya tanpa menyekutukanNya. Tugas kita adalah ikut andil dalam menegakkan agamanya sesuai dengan kemampuan apapun yang kita miliki, dan ketika dienul islam telah tegak dimuka bumi ini dan kita ikut andi didalamnya, maka insyaAllah kita akan tercatat sebagai salah satu penegak agama Allah ini yang dimana bisa kita jadikan bekal untuk menghadap Allah kelak di akherat. Amien
diciptakanNya untuk menjadi khalifah yang bisa mengatur dan mengendalikan dunia sesuai dengan aturan aturan yang dikehendaiNya, Agama Allah atau lebih tepatnya dienullah merupakan aturan hidup yang merupakan satu satunya perangkat hidup yang bisa digunakan manusia untuk hidup dan untuk bisa mengendalikan dunia, tanpa hal tersebut maka dunia akan rusak. Maka marilah kita sebagai seoarng hamba mempunyai tugas yang harus kita emban bersama sama adalah menegakkan dienul islam ini dimuka bumi, sehingga semua makhluk yang ada dimuka bumi ini tunduk dan menyembahNya tanpa menyekutukanNya. Tugas kita adalah ikut andil dalam menegakkan agamanya sesuai dengan kemampuan apapun yang kita miliki, dan ketika dienul islam telah tegak dimuka bumi ini dan kita ikut andi didalamnya, maka insyaAllah kita akan tercatat sebagai salah satu penegak agama Allah ini yang dimana bisa kita jadikan bekal untuk menghadap Allah kelak di akherat. Amien
Tidak ada komentar:
Posting Komentar